CSR dalam bidang Teknologi Informasi
Tanggung Jawab (Corporate
Social Responsibility)
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
(Corporate Social Responsibility)Adalah suatu konsep bahwa organisasi,
khususnya perusahaan adalah memiliki berbagaibentuk tanggung jawab
terhadap seluruh pemangku kepentingannya, yang di antaranyaadalah
konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segalaaspek
operasional perusahaan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Olehkarena itu, CSR berhubungan erat dengan "pembangunan
berkelanjutan", di mana suatuorganisasi, terutama perusahaan, dalam
melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkankeputusannya tidak semata
berdasarkan dampaknya dalam aspek ekonomi, misalnya tingkatkeuntungan atau
deviden, melainkan juga harus menimbang dampak sosial dan lingkunganyang
timbul dari keputusannya itu, baik untuk jangka pendek maupun untuk jangka
yanglebih panjang. Dengan pengertian tersebut, CSR dapat dikatakan sebagai
kontribusiperusahaan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan dengan cara
manajemen dampak(minimisasi dampak negatif dan maksimisasi dampak positif) terhadap
seluruh pemangkukepentingannya.
Contoh perusahaan
yang menerapkan CSR (Corporate Social Responsibility)
PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk
(Telkom) kembali meraih penghargaan di bidang Corporate Social Responsibility
(CSR). Dalam Selular Forum yang diselenggarakan atas kerjasama Departemen
Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Masyarakat Telekomunikasi Indonesia
(Mastel) dan majalah Seluler, Telkom dinobatkan sebagai operator yang melakukan
program tanggung jawab sosial dengan cakupan dan sasaran paling luas di antara
operator-operator telekomunikasi di Indonesia (the Most Coverage and Target in
Corporate Social Responsibility). Penghargaan diserahkan oleh Ketua Mastel
kepada Direktur Network Solutions Telkom I Nyoman G. Wiryanata di Ballroom
HotelGrandMeliaJakarta(4/4).
Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia mengaku gembira atas diraihnya penghargaan ini oleh Telkom. Setidaknya, menurut Eddy, berbagai sumbangsih sosial yang diberikan Telkom selama ini telah mendapat respon positif dari masyarakat. “Sebagai institusi bisnis modern, apalagi sebagai operator flag carrier, sudah sewajarnya Telkom memberikan kepedulian sosial yang tinggi kepada lingkungan yang telah membesarkannya. Pada dasarnya kami pun ingin tumbuh di tengah masyarakat yang juga tumbuh,” ujar Eddy.
Eddy lebih jauh mengatakan bahwa kegiatan CSR Telkom cukup beragam dengan jangkauan seluruh Indonesia. Salah satu kegiatan CSR Telkom dikelola oleh unit Telkom Community Development Center (Telkom CDC) yang berdiri secara resmi sejak 2001. Melalui CDC, Telkom mengelola program PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) yang tersebar di seluruh Nusantara.
Untuk Program Kemitraan (PK), terhitung sejak 2001 s/d posisi Triwulan III 2006, Telkom telah mengelola sebanyak 30.908 mitra binaan (MB) serta menyalurkan pinjaman lunak senilai Rp 356,54 milyar dengan tingkat pengembalian pinjaman 89,80%. Sedangkan untuk Program Bina Lingkungan, terhitung sejak 2003 s/d Triwulan III 2006, Telkom telah menyalurkan bantuan (hibah) senilai Rp 51,56 milyar kepada 2.731 penerima bantuan dalam kegiatan Bina Lingkungan yang secara garis besar dikelompokkan dalam bantuan bencana alam (BBA), bantuan sarana umum (BSU), bantuan pendidikan dan pelatihan (BPP), bantuan sarana ibadah (BSI), dan bantuan kesehatan masyarakat (BKM).
Kegiatan CSR Telkom yang cukup menonjol adalah di bidang pendidikan (education). Pada posisi s/d Triwulan III 2006, dana yang dikeluarkan untuk bantuan pendidikan dan pelatihan (BPP) mencapai 49% dari seluruh anggaran Bina Lingkungan Telkom. Kegiatan CSR di bidang pendidikan antara lain meliputi pemberian beasiswa, pembangunan laboratorium, pengadaan peralatan sekolah (komputer, buku, dll), pelatihan dan atau pemagangan bagi anak putus sekolah, pelatihan dan pemberdayaan guru, smart campus, dan Internet Goes to School (IG2S).
Sejauh ini CSR Telkom di bidang
pendidikan mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat. “Di tahun 2007,
kami akan tetap menjadikan pendidikan, khususnya yang berbasis IT, sebagai
fokus CSR Telkom dengan tema ‘mencerdaskan anak bangsa’,” ujar Eddy Kurnia.
dari kesimpulan yang saya dapat
mengenai scr adalah dalam penerapan yang ada dalam perusahaan yangmenerapkan
csr ini sangat baik karna memberikan suatu tanggung jawab terhadap karyawan dan
masyarakat yang bertujuan untuk membangun berkelanjutan untuk kesejahteraan
masyarakat. terutama dalam bidang pendidikan mengenau teknologi infirmasi.
Referensi :





0 komentar:
Posting Komentar